Dblogger yang satu ini sempat menghindar ketika wartawan NB mengejarnya untuk wawancanda wawancara. Ia merasa levelnya masih Rokie, jadi merasa tak pantas dipampang pada rubrik Numpang Beken Dblogger.News. Padahal NB tidak mempertimbangkan senioritas dan level untuk wawancara. Siapapun dblogger, asal menurut sang wartawan NB cukup inspiratif, pasti kebagian dikejar-kejar wawancara. Seperti nasib yang dialami oleh blogger yang akrab dipanggil Mou, kependekan dari namanya Maulina.
Sebuah postingan pada blog Mou menjadi salah satu alasan kenapa ia dianggap inspiratif bagi dblogger.news.
You’re not worth my tears
Kau tak pantas dapatkan..
tatapan sejuk mataku
kecupan manis bibirku
pelukan hangat jiwaku
bahkan setetes air mataku
Kau tak layak..
bersandar di dindingku
bernaung di atapku
berlabuh di dermagaku
bahkan untuk menepi sekalipun
Jangan pergi, biar aku yang pulang
Jangan punggungi aku, biar aku yang berpaling
Jangan meminta maaf, karena aku takkan memberi
Jangan kembali, karena aku sudah pergi(Buat perempuan-perempuan perkasa, jangan biarkan seorangpun menghancurkan hatimu)
Puisi ini dibuat ketika temannya mengalami nasib seperti yang pernah terjadi pada masa lalunya. Puisi ini ia tulis untuk memberikan kekuatan, suatu daya hidup bahwa perempuan tak pantas lagi bersikap cengeng dan menyiksa dirinya sendiri saat jalinan kesetiaan rapuh di tengah jalan.
Mou adalah sosok perempuan yang punya daya hidup. Ia tak mudah mengeluh. Ia menjejaki hari-harinya dengan melenguh, bekerja seperti lembu sang petani. Dari gelapnya pagi hingga remangnya petang. Dan ia ingin menularkan semangatnya kepada siapa saja yang tak ingin daya hidupnya menguap di belantara kota.
Tapi puisi itu hanya bagian dari sisi blognya. Ada ciri lain ketika kita membongkar isi blog orang Radio Dalam ini. Ciri itu adalah artikel yang mendidik dan mencerdaskan. Blogger yang berprofesi sebagai Legal Compliance di sebuah BUMN ini ingin agar para blogger itu sadar hukum. Terutama blogger muda yang biasanya lebih kaya ide, kreatif, dan bersemangat. Akan lebih baik jika para blogger memahami aturan hukum yang berlaku di Indonesia, terkait dengan aktifitas menulis.
Untuk mencerahkan blogger, ia menulis beberapa postingan mengenai hukum. Misalnya tentang pasal-pasal berbahaya bagi blogger, meminimalisir resiko ngeblog, dan lain-lain. Eits! Jangan dulu enggan membaca artikel hukum. Memang biasanya anak muda itu paling males baca artikel hukum. “Puyeng!” kata banyak remaja. Banyak istilah yang rumit dipahami. Kami menjamin kesan seperti itu tak ada ketika anda membaca postingan Mou. Seperti yang ia katakan, “Aku ingin menulis topik yang berat tapi tetap enteng dibaca!”. Menurut dblogger.news Mou berhasil mewujudkan keinginannya itu. Terbukti telah 4 kali postingannya nangkring di Blog Pilihan di homepage blogdetik.com.
Membaca blog Mou adalah membaca sosoknya. Seperti sebuah saringan. Masalah seberat apapun, jika datang padanya, menjadi ringan. Itulah Mou, blogger perempuan yang sanggup mengubah beban seberat baja menjadi seringan kacang!
Penulis : MT
















Kau tak pantas dapatkan..
tatapan sejuk mataku
kecupan manis bibirku
pelukan hangat jiwaku
bahkan setetes air mataku
Kau tak layak..
bersandar di dindingku
bernaung di atapku
berlabuh di dermagaku
bahkan untuk menepi sekalipun
Jangan pergi, biar aku yang pulang
Jangan punggungi aku, biar aku yang berpaling
Jangan meminta maaf, karena aku takkan memberi
Jangan kembali, karena aku sudah pergi
Mbak Mou, kedengeran namanya kok aneh gitu yo mbak yo
weleh…weleh.. kapan ya w bisa bikin tulisan kyk tulisan-tulisannya mba mou, mohon petunjuknya ya
lam kenal mba moi..
Salam
sebenernya bukan anak-muda ga peduli hukum. menurut sy (hasil baca buku travelling ala back-packer siapa gituuu) yang ada anak-anak muda di Indonesia yang terbiasa memperbesar dan memperumit hal ringan sampai hal besar dan penting benerannya terlupakan meski itu relatif dan tak mutlak..
biar jadi lebih tertib dan beradab. salam kenal yak Mou *sok akrap*
kalok soal kreatip sih iyeh keknyah. capek-capek jadi anakmuda masa ga kreatif
ud sy liat, saya mo ikutan belajar hukum itu ah
bagi kacangnya dong wkwkwkwkwkw
hm…suara hati
salut
.. belum pernah ketemu sama mba mou tapi sudah punya kartu namanya. aneh kan, aneh dong
ternyata dia yang punya punya “suarahatiku”
pantesan dahsyat banget
salam kenal mbak Mou, baru gabung di blogdetik nih. mohon bantuan dan kerjasama dari teman-teman semua ya (jangan plonco saya :))
aku baru berkunjung ke blognya ternyata……suarahati.blogdetik.com toh!!! Keren2 loh postingannya!
Salam kenal….emmm…..aku berkunjung ah…ke blognya sekarang! (mau belajar hukum ceritanya)! He…he…
Wah kalo saya sering ngebahas soal akuntansi..
Yang penting gampang di cerna aja..
mau nanya dung, kalau mau gabung D’blogger gmn neh caranya
woaa sistaku masuk numpang beken… emang bener kok, sistaku hebat, pinter, rajin, dah deh segalanya (termasuk gokil).. hoi mou, traktir lagi dong kan dah masuk numpang beken hehehe…
akhirnya posting juga si embah
setuju banget, mou selalu memberi kekuatan bagi ku dan yang tak pernah cape menasehati ketika aku sedang “usil”
wakakkakaa
two thumbs up for my sista
mou …..
hehehehe … ya itu lah lo mou …
… my proud to be your friend..
salam, tulisan yang menarik, sorry ngikut thread komentar ini sebagai salam kenal… sy Agus Suhanto
hebat euy! ranah hukum bahasanya saklek…. tp mou tetap bisa funnn!
@itan : halah merendah :p
, btw kok poto lo kayak org jepang yak hihiiihi….sukses mou
@mou : glad to know u tan
akhirnya.. ada postingan baru juga di buletin :(( sudah aku refresh dari tadi akhirnya ada juga
salam kenal Mou…
sampe sekarang saya nggak bisa membuat tulisan yang berat tapi enteng dibaca..
kata temen2 tulisan saya standar semua :p
Ho..ho…siapa yang tak kenal mba Mou, seorang wanita cerdas yang ramah dan manis