Ani Berta langsung memberikan resep kue favoritnya saat disapa lewat YM beberapa waktu yang lalu.
Kue Lapet (Kue dari Tapanuli Utara)
Bahan:
- 150 gr tepung beras
- 50 gr tepung ketan
- 8 sm air]
- 50 gr gula pasir
- 1 st garam
- 150 gr kelapa yang muda, kupas lalu di parut kasar
- daun pisang untuk membungkus
Cara membuat:
- Aduk tepung beras, tepung ketan, air, gula pasir dan garam sambil diuleni.
- Tambahkan kelapa, remas-remas hinggal lemas.
- Bentuk contong dari daun pisang, letakkan adonan lalu bungkus bentuk segitiga.
- Kukus sampai matang.
* (Resep sudah dicoba di masukdapur)
Selain kue lapet, teh Ani juga memberikan resep keluarganya yaitu arsik ikan mas. Makanan khas ini biasa disajikan dalam acara-acara adat orang Batak. Sehingga tak heran bila resepnya turun menurun pada setiap generasi dalam keluarga.
‘Ieu resep nenek moyang ti opung,’ katanya dalam bahasa Sunda. Teh Ani lahir di Kota Garut, kampung halaman Ibunya, dan besar di Bandung sehingga tak heran ia fasih berbahasa Sunda dan juga menguasai bahasa Batak.
‘Ayah yang dari Batak. Dari daerah Tarutung Batak Toba‘, jelasnya.
Arsik ikan mas, menurut Teh Ani, adalah makanan sejenis pepes ikan tetapi tidak dibungkus daun. Cara memasaknya yaitu dengan disteam bersama bumbu. Didalam perut ikan mas yang udah dibersihkan diisi kacang panjang dan bawang dari daerah Batak yg namanya lokio yang sudah diberi bumbu.
Sebagai makanan wajib orang Batak, konon, seorang wanita Batak baru diacungi jempol sebagai jago masak jika masakan arsiknya sudah enak dan layak dihidangkan kepada para tamu
Teh Ani adalah sosok tegar yang punya segudang pengalaman hidup. Pengalaman yang mendidiknya menjadi seseorang yang tegas dan kuat tetapi dibalik itu ia adalah Ibu yang lembut terutama saat memasakkan makanan favorit untuk Sekar, putrinya yang catik.
Ia juga tak segan berbagi hasil masakannya untuk teman-teman kerjanya di kantor yang sering memintanya membuatkan arsik ikan mas kebanggaannya.
Dblogger yang pandai meyakinkan teman-temannya untuk pantang menyerah ini mengaku paling mudah menyesuaikan lidahnya dengan aneka masakan daerah atau negara lain. ‘Apa saja pasti suka asal halal,’ katanya lagi.
So, kapan nih Teh kita ngariung kopdaran sambil bikin sambal cibiuk tea?
Penulis : Hes - masukdapur.blogdetik.com
ieu: ini
ti: dari
ngariung: berkumpul
tea: itu
















Sangat inspiratif and helpfull,,,,good luck and salam kenal yach. Oh ya bila ingin tahu info tips memilih mesin roti murah dan berkualitas boleh mampir ke http://fikrisu.blogspot.com
@MT: coba bacanya dengan cara deklamasi
hehe
kalo baca resep, aku koq malah gak bisa komentar ya… apalagi ngomentarin dengan TASTE! *hehehe… ikutin gaya eyang
wowh
jadi ingat kampung ni
teh aku memang gak kenal ama teteh
tapi aku mau donk lampetnya
apalagi arsi tabo doi
horas….horas
bikin aja sekarang atuh
leupeut apa lapet sih?
di kampungku nun jawuh di ujung kulon, namanya kue pasung deh kayaknya..tapi pake gula merah jadi warnanya coklat, emang beda kali ya rasanya juga makanya namanya beda, hehehe.. mau atuh teh..
an.. keknya lepet nya enak kali ya. coba ah.
besok kopdaran anny wajib bawa kue ini :))
Yuk, insya Allah ya, kapan2 aku bikinin kue lapet deh buat dblogger he he
Adh ngomong2 soal ngariung meni ask euy rame2..
Atuh yahu teh any ngariung sareng dbloggr tea
pengenn sih…buatnya tapi pikir2 dulu ah! Keduaxxxx! lagixxx
aku pesan ya teh……